3 Menurut Bellefroid Asas hukum ialah norma dasar yang dijabarkan dari hukum positif dan oleh ilmu hukum tidak dianggap berasal dari aturan yang lebih umum. Dari beberapa pernyataan para ahli diatas, maka dapa dapat ditarik kesimpulan, yaitui : a. Asas hukum ialah acuan pembentukan hukum positif. b. BAB1 Konsep Asas PENTAKSIRAN. Norsiah Baluan. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 37 Full PDFs related to this paper. Read Paper. Download Download PDF. Download Full PDF Package. Dalammakalah ini agar faham tentang bagaimana perkembangan adanya teori manajemen. Manfaat kita mempelajari "PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN" agar kita dapat mengetahui perkembangan teori manajemen dan kita dapat menerapkan sesuai keadaan saat ini dan di masa-masa yang akan datang, serta agar kita dapat menjadi manajer yang berprinsip. Contentshide. 1 Pengertian Ekstradisi Menurut Para Ahli. 1.1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1979 tentang Ekstradisi. 1.2 Budiarto (1980) 1.3 Kansil (2002) 1.4 Parthiana (2004) 2 Unsur-Unsur Ekstradisi. 3 Jenis-jenis Ekstradisi. 4 Asas-asas Hukum Ekstradisi. 2 Asas-asas Pengendalian Harold Koontz dan Cyril O'Donnel, mengemukakan asas-asas pengendalian yaitu: a. Asas tercapainya tujuan (P rinciple of assurance of objective), artinya pengendalian harus ditujukan ke arah tercapainya tujuan yaitu dengan mengadakan perbaikan untuk menghindari penyimpangan-penyimpangan dari rencana. b. Otonomidaerah harus didasarkan pada acuan hukum, harus memenuhi tuntutan globalisasi, dan harus diberdayakan dengan memberikan kepada daerah kewenangan yang lebih besar, nyata, dan bertanggung jawab. Terutama dalam hal pemanfaatan, pengaturan, dan penjajakan potensi sumber daya masing-masing daerah. Pengertian Otonomi Daerah Menurut Para Ahli. HukumIslam hingga saat ini masih berada dalam puncak gunung es yang hanya dipahami oleh sebagian kecil dari para ahli hukum yang beragama Islam. Di dalam asas Negara Hukum yang dianut akan memancarkan pandangan hidup dari bangsa tersebut, yang kemudian mewarnai konstitusi suatu negara dan menjadi penyanggah dari sistem hukum yang ada Adapunlebih lanjutnya, berikut 3 teori kepemimpinan menurut para ahli yang mesti diketahui: Teori Sifat. Teori sifat berdasar atas dasar pemikiran bahwa keberhasilan pemimpin bergantung dengan sifatnya, ciri khas yang dimiliki, dan perangainya. Maka untuk menjadi pemimpin yang sukses dibutuhkan kemampuan pribadi seorang pemimpin. AZASAZAS MANAJEMEN. Secara etimologis manajemen berasal dari kata"man ag e ", yang artinya mengemudikan, memerintah, memimpin atau dapat pula diartikan sebagai pengurusan. Istilah manajemen itu sendiri hingga saat ini belum ada keseragaman dalam pengertiannya, karena penafsiran dari para pakar juga berbeda-beda. Untukitu bidang usaha yang digariskan dalam sistem UMKM ada agribisnis, industri manufaktur, agraris serta peningkatan SDM. Asas dan Tujuan UMKM. Setelah kita paham apa itu UMKM, selanjutnya kita akan mengulas lebih lanjut mengenai apa saja asas dan tujuan usaha mikro, kecil dan menengah menurut Undang-undang No. 20 tahun 2008. Jo1Qen. ASAS ASAS ORGANISASI Menurut para ahli A. Menurut alford dan Russel Analysis. Analisis Situasi yang mana terdiri dari SWOT Analysis, PEST Analysis, Marketing Mixbauran kebijakan dan Competitive Position posisi persaingan. obyektif Kemana kita akan pergi Where do we want to go? Terdiri dari Ashridge Mission Model, 5 P’s Model, SMART. Bagiamana kita mendapatkanya How are we going to get there? Terdiri dari Market Segmentation sekmentasi pasar dan Positioning. taktik. Yang lebih detail dari strategi. Berupa Tools alat dan Komunikasi Communication. aksi . Implementasi, pengambilan perencanaan kerja dalam Action Plan perncanaan aksi . Terdiri dari RACI Model, CSFs dan, KPIs Track progress melalui pengukuran measuring, pengawasan monitoring, pengecekan reviewing, penempatan updating and modifying. Terdiri dari Kinerja manajemen Performance Management dan Blanced Scorecard. Keunikan metode SOSTAC adalah sederhana simplicity. Pendekatan adalah memenuhi tahapan secara bersama-sama dalam menciptakan perencanaan pemasaran marketing plan. Terdiri dari 5 C’s of Marketing Strategy strategi pemasaran 5C, Feasibility Study studi kelayakan, VMOST dan Customer Relationship Management manajemen hubungan dengan pamilih. B. Menurut Henry G Hodges Fungsi Organisasi dan Metode 1. Merencanakan, menyusun, menilai / mengembangkan pola pokok / struktur organisasi. 2. Mengarahkan dan menyelenggarakan policy dan taktik organisasi 3. Mendayagunakan tenaga kerja dengan menetapkan orang-orang yang tepat melalui klasifikasi jabatan, uraian jabatan, analisa pada jabatannya pekerjaan dan evaluasi pekerjaan yang setepat-tepatnya. 4. Membantu top manajer dalam merencanakan, menyusun dan menyempurnakan prosedur kerja dan tata kerja 5. Membantu top manajer dalam melaksanakan visualisasi rencana kerja, program kerja dan penjadwalannya 6. Membantu top manajer dalam menemukan pola pokok dan sistem pengumpulan , penyusunan, penyimpanan, dan pemeliharaan serta penetapan jangka waktu atas pemusnahan data, dokumen dan informasi yang amat penting 7. Merencanakan pembuatan dan penggunaan formulir dalam rangka standarisasi tata kerja 8. Membantu top manajer dalam menyusun buku-buku pedoman kerja 9. Mengevaluasi sistem laporan dan pelaksanaan program kerja hubungan kerjasama antar unit pengawasan atas pelaksanaan intruksi pimpinan 12. Mempercepat dan mempertepat dalam proses pengambilan keputusan 13. Staf O&M membantu dan membebaskan top manajer dari tugas-tugas yang rutin dan teknis Struktur Organisasi Didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi diolah. Struktur ini terdiri dari unsur spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja. Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur organisasi adalah 1. Strategi organisasi pencapaian tujuan. 2. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi. 3. Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan. 4. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi. C. Menurut Richard. N . Owen seorang pimpinan mulai dari tingkatan paling atas seperti top manajemen sampai pada bawahan untuk dapat berpikir secara sistematis. b. Membantu pemimpin dalam melaksanakan koordinasi. c. Mendorong pemimpin atas untuk menampilkan garis-garis besar haluan organisasi demi tercapainya tujuan. d. Membantu pelaksanaan pengawasan terhadap perkembangan dari apa yang direncanakan. e. Membantu pemimpin dalam menghadapi perkembangan di masa yang akan datang. f. Membantu terciptanya gambaran dan hubungan pertanggungjawaban dari masing-masingbagian organisasi D. Menurut Stanley Vance 1. Menciptakan lingkungan kerja yang produktif 2. Mendelegasikan pekerjaan 3. Membuat keputusan dan mengatasi masalah 4. Berkomunikasi secara efektif di tempat kerja 5. Membina hubungan kerja yang baik 6. Membuat perencanaan yang selaras dengan kehendak Allah 7. Menghindari perangkap tradisi 8. Mengelola waktu 9. Membuat evaluasi kerja yang berguna E. Menurut franklin G More 1. Forecasting ramalan yaitu kegiatan meramalkan, memproyeksikan terhadap kemungkinan yang akan terjadi bila sesuatu dikerjakan. 2. Planning perencanaan yaitu penentuan serangkaian tindakan dan kegiatan untuk mencapai hasil yang diharapkan. 3. Organizing organisasi yaitu pengelompokan kegiatan untuk mencapai tujuan, temasuk dalam hal ini penetapan susunan organisasi, tugas dan fungsinya. 4. Staffing atau Assembling Resources penyusunan personalia yaitu penyusunan personalia sejak dari penarikan tenaga kerja baru. latihan dan pengembangan sampai dengan usaha agar setiap petugas memberi daya guna maksimal pada organisasi. 5. Directing atau Commanding pengarah atau mengkomando yaitu usaha memberi bimbingan saran-saran dan perintah dalam pelaksanaan tugas masing-masing bawahan delegasi wewenang untuk dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. 6. Leading yaitu pekerjaan manajer untuk meminta orang lain agar bertindak sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. 7. Coordinating koordinasi yaitu menyelaraskan tugas atau pekerjaan agar tidak terjadi kekacauan dan saling melempar tanggung jawab dengan jalan menghubungkan, menyatu-padukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan. 8. Motivating motivasi yaitu pemberian semangat, inspirasi dan dorongan kepada bawahan agar mengerjakan kegiatan yang telah ditetapkan secara sukarela. 9. Controlling pengawasan yaitu penemuan dan penerapan cara dan peralatan untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dengan tujuan. 10. Reporting pelaporan yaitu penyampaian hasil kegiatan baik secara tertulis maupun lisan. Proses pelaksanaan kegiatan manajemen, maka fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan. Ini adalah fungsi-fungsi ke dalam perusahaan, sedang fungsi manajer ke luar perusahaan adalah F. Menurut Louis A. Allen 1. Forecasting yaitu memperkirakan pekerjaan-pekerjaan yang akan dilakukan pada saat yang akan datang yang akan dilakukan oleh manajer. Kegiatan yang dilakukan oleh manajer ini atas dasar sistematisasi dan kontinitas pekerjaan serta berdasarkan dimana ia bekerja. 2. Establising objectives yaitu menentukan tujuan akhir yang akan dicapai dari apa yang telah direncanakan keseluruhannya baik tujuan tiap pekerjaan maupun tujuan globalnya. 3. Programming yaitu dibuat suatu program yang terdiri dari serangkaian tindakan kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu berdasarkan pada prioritas pelaksanaan. 4. Sceduling yaitu membuat jadwal pekerjaan sehingga dapat diselesaikan tepat pada waktunya. 5. Budgeting yaitu penyusunan anggaran untuk mengalikasikan sumber-sumber yang ada atas dasar efisiensi dan efektifitas, anggaran belanja ini dinyatakan dalam bentuk uang. 6. Developing prosedur yaitu menentukan cara yang tepat dalam penyelenggaraan pekerjaan di dalam rangka adanya efisiensi, efektivitas dan keseragaman pekerjaan. 7. Establising dan interpreting policy yaitu manajer harus dapat menafsirkan kebijakan yang akan diambil agar terjamin dalam keselarasan dan keseragaman kegiatan serta tindakan yang akan dilakukan A. Definisi dan Batasan Manajemen Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Istilah Manajemen management telah diartikan oleh berbagai pihak dengan perspektif yang berbeda, misalnya pengelolaan, pembinaan, pengurusan, ketatalaksanaan, kepemimipinan, pemimpin, ketata pengurusan, administrasi, dan sebagainya. Mendefinisikan Managment ada berbagai ragam, ada yang mengartikan dengan ketatalaksanaan, Managment pengurusan dan lain sebagainya. Pengertian Managment dapat dilihat dari tiga pengertian. 1. Manajemen sebagai suatu proses 2. Manajemen sebagai suatu kolektivitas manusia 3. Manajemen sebagai ilmu science dan sebagai seni Managment sebagai suatu proses, dapat dilihat dari pengertian menurut Encylopedia of the social science, yaitu suatu proses dimana pelaksanaan suatu tujuan tertentu dilaksanakan dan diawasi. Haiman, Managment yaitu fungsi untuk mencapai suatu tujuan melalui kegiatan orang lain, mengawasi usaha-usaha yang dilakukan individu untuk mencapai tujuan Georgy R. Terry, yaitu cara pencapaian tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu dengan melalui kegiatan orang lain. Managment sebagai kolektivitas yaitu merupakan suatu kumpulan dari orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Kolektivitas atau kumpulan orang-orang inilah yang disebut dengan Manajemen, sedang orang yang bertanggung jawab terhadap terlaksananya suatu tujuan atau berjalannya aktivitas Managment disebut Manajer. B. Manajemen Sebagai Ilmu dan Seni Management merupakan suatu ilmu dan seni, mengapa disebut demikian, sebab antara keduanya tidak bisa dipisahkan. Managment sebagai suatu ilmu pengetahuan, karena telah dipelajari sejak lama, dan telah diorganisasikan menjadi suatu teori. Hal ini dikarenakan didalamnya menjelaskan tentang gejala-gejala Managment, gejala-gejala ini lalu diteliti dengan menggunakan metode ilmiah yang dirumuskan dalam bentuk prinsip-prinsip yang diujudkan dalam bentuk suatu teori. Sedang Managment sebagai suatu seni, disini memandang bahwa di dalam mencapai suatu tujuan diperlukan kerja sama dengan orang lain, nah bagaimana cara memerintahkan pada orang lain agar mau bekerja sama. Pada hakekatnya kegiatan manusia pada umumnya adalah managing mengatur untuk mengatur disini diperlukan suatu seni, bagaimana orang lain memerlukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. Managment sebagai suatu ilmu dan seni, melihat bagaimana aktivitas Managment dihubungkan dengan prinsip-prinsip dari Managment. Pengertian Managment sebagai suatu ilmu dan seni dari Chaster I Bernard dalam bukunya yang berjudul The function of the executive, bahwa Managment yaitu seni dan ilmu, juga Henry Fayol, Alfin Brown Harold, Koontz Cyril O’donnel dan Geroge R. Terry. Marry Parker Follett menyatakan bahwa Managment sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Konsep Dasar Manajemen Dari devinisi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Managment yaitu koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja, pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. C. Manajemen Sebagai Suatu Profesi Manajemen diartikan profesi karena manajemen membutuhkan keahlian tertentu dalam mencapai tujuan. Manajemen menurut parker stoner dan freeman2000 ialah seni melaksanakan pekerjaan melalui orang-orang the art of getting things done through poeple. Dalam jaman modern ini semua jenis kegiatan selalu harus diManagmenti, dalam arti aturan yang jelas, dan sekarang boleh dikatakan bahwa bidang Managment sudah merupakan suatu profesi bagi ahlinya. Mengapa demikian karena dalam kegiatan apapun pekerjaan harus dikerjakan secara efisien dan efektif, sehingga diperoleh masukan atau input yang besar. Edgar H Schein dalam bukunya yang berjudul organization socialization and the profession of Manajemen menguraikan karakteristik atau criteria-kriteria sesuatu bisa dijadikan suatu profesi yaitu Para professional membuat keputusan atas dasar prinsip-prinsip umum yang berlaku dalam situasi dan lingkungan, hal ini banyak ditunjang dengan banyaknya pendidikan-pendidikan yang tujuannya mendidik siswanya menjadi seorang professional. Misalnya Akademi Pendidikan Profesi Manajemen, kursus-kursus dan program-program latihan dan lain sebagainya. Para profesioal memperoleh status dengan cara mencapai suatu standar prestasi kerja tertentu, ini tidak didasarkan pada keturunan, favoritas, suku bangsa, agama dam criteria-kriteria lainnya. Para professional harus ditentukan oleh suatu kode etik yang kuat. D. Pentingnya tujuan dalam Manajemen Setiap kegiatan yang dilakukan manusia diharapkan dapat mencapai tujuan yang diinginkan seperti kita ketahui tujuan dalam managment sangat penting karena tujuan tersebut dapat Terwujudnya suasana kerjas yang aktif, inofatif, kreatif, efektif, menyenangkan dan bermakna bagi para karyawan atau anggota Terciptanya karyawan atau anggota yang aktif mengemangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, keperibadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan Negara. Terpenuhinya salah satu dari 4 empat kopetensi bekerja para anggota serta tertunjngnya kopetensi manajerial para atasan dan anggota sebagai manajer. Tercapainya tujuan yang lebih efektif dan efisien dalam sebuah organisasi. Terbekalinya tenaga profesional dengan teori tentang proses dan tugas administrasi kepemimpinan tertunjangnya profesi sebagai manajer atau konsultan manajemen. Teratasinya masalah mutu pekerjaan karena 80% adalah mutu para pekerja disebakan karena manajemen. Berdasarkan tujuan tersebut dapat dipahami bahwa manajemen memiliki peranan penting dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan sejak awal. A. ASAS – ASAS MANAJEMEN Istilah manajemen mengandung tiga pengertian, yaitu 1. manajemen sebagai proses 2. manajemen sebagai kolektifitas orang-orang yang melakukan manajemen 3. manajemen sebgai suatu seni dan ilmu Beberapa pengertian manajemen Menurut Ensiklopedia of the social science Manajemen adalah suatu proses dengan mana pelaksanaan suatu tujuan tertentu diselenggarakan dan diawasi. Menurut Haiman Manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan bersama. Menurut George R. Terry Manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain. Manajer pada umumnya mempunyai kegiatan antara lain Planning, organizing, staffing, directing, dan controlling, hal ini pun dapat kita kenali sebagai proses manajemen, fungsi manajemen bahkan unsur manajemen. Para ahli manajemen seperti ; Chaster I Barnard Henry Fayol Mereka beranggapan bahwa manajemen Alfin Brown adalah ilmu sekaligus seni. Horald Kontz Cyrl George R Terry Manajemen sebagai seni = Berfungsi untuk mencapai tujuan yang nyata mendatangkan hasil atau manfaat dengan pemakaian pengetahuan manajemen pada situasi tertentu. Manajemen sebagai Ilmu = Berfungsi menerangkan fenomena-fenomena, keadaan, penjelasan tentang manajemen itu sendiri yang melahirkan teori, pendapat, statemen yang dapat dipertahankan, teruji dan terbukti. Enam M yang digunakan manajer Man = Manusia dengan kata lain sumber daya manusia Money = Modal / investor Material = Bahan baku Machine = Mesin / alat Methode = Cara / Sistem Market = Pasar / Konsumen Manajemen dari sudut proses Planning = perencanaan Organizing = pengorganisasisan, pembagian kerja/wewenang, tanggung jawab Staffing = penyusunan personalia, sesuai kemampuan dan pendidikan Directing = pemberian bimbingan, arahan, perintah kepada bawahan Controlling = pengawasan atau pengendalian kerja sesuai arah tujuan organisasi Fungsi-fungsi manajemen Loise A. allen = Leading, planning, organizing, controlling Prajudi Atmosudirjo = planning, organizing, directing/actuating, controlling Henry Fayol = planning, organizing, commanding, coordinating, controlling. Luther Gullich = planning, organizing, staffing, directing, coordinting, reporting, budgetting. Dr. Siagian, MPA = planning, organizing, motivating, controlling. George R. Terry = planning, organizing, actuating, controlling. Dr. Winardi, SE = planning, organizing, coordinating, actuating, leading, communication, controlling. The Liang Gie = planning, decission making, directing, coordinating, controlling, improving. dapat ditambahkan perbandingan masing-masing pendapat tersebut, kelebihan, dan kekurangan. Kombinasi dari masing-masing penulis diatas adalah Dikenal juga dengan istilah 10 fungsi-fungsi manajemen a. Forcasting b. Planning c. Organizing d. Staffing/ assembling resources e. Directing / Commanding f. Leading g. Coordinating h. Motivating i. Controlling j. Reporting