atautentang rumput yang ditinggal musim berbaris menunggu kering. o tentang bulan saja yang selalu sendiri yang paling dekat dengan bumi yang gelap di peluk malam. bulan inilah puisiku tentangmu ajarilah aku menunggu ajarilah aku merindu yang selama waktu aku satu berteriakpun aku lesu. bulan jagalah puisi ini dan bagikanlah pada bintang yang tak kunjung datang bulandan bintang menerangi langit kedua ciptaan-Nya memancarkan keindahan malam seakan terbawa oleh riuhnya langit. layang-layang ramai mencari angin untuk dilahap terbang tanpa sayap udara yang menjadi pegangannya. Blitar, 29 September 2021 Bintangbertabur mengisi hati Penuh kerinduan, Coba kau hitung, Bintang yang bertengger di langit, Itulah rasa rinduku, Padamu. Namun, Dengan pongahnya, Bulan menahan bintang untuk Menampakkan sinarnya Dengan pongahnya, Ia menahan rindu yang kurasakan, Padamu. Baca Juga: [PUISI] Ada Puisi SepertiBintang di Langit Malam. Seperti bintang yang menghiasi malam. Seperti itu rasa yang ada di dalam hati. Masih tersimpan rapi di sudut terdalam. Tanpa ingin terseruak ke permukaan diri. Cukup pada bintang gejolak ini tersampaikan. Lewat bisik angin yang berhembus dengan lembut. Menyapu pipi yang tak mampu menahan tetesan air mata. Apakahsama dengan puisi bulan dan bintang di malam hari atau tentang puisi bintang malam sunyi. Untuk lebih jelasnya puisi bintang puisi malam hari yang indah, disimak saja berikut ini kumpulan puisi tentang bintang di malam hari. PUISI MALAM YANG BERCAHAYA Karya : Nurul Cancerbluesky Azizah. Kaudatang dengan membawa nama yang rupawan, BULAN BIRU orang-orang mengatakan Tapi para astronom tidak pernah mengatakan kau muncul dengan kebiruan Itu hanyalah rakyat terdahulu yang memberi julukan Untuklebih jelasnya, silahkan disimak saja kumpulan puisi bulan atau puisi rembulan malam dibawah ini, diawali dari puisi Bulan dan Bintang berikut ini puisinya. BULAN DAN BINTANG Oleh: RETNO RENGGANIS. Seperti bintang dan rembulan saja tanpa sapa tetap mengikuti kemana Seperti jiwa ini dan warna itu pesona tak ada yang luar biasa Satubintang di langit itu sudah sehari semalam berjalan. sekonyong labuh dalam isak yang menyentak apungan benak malam. terhenti burai celoteh bibirku, bersilih riuh gumam di dadaku. Ada bintang yang menangis di kasurku. dipalingkannya wajah hendak sembunyi dari terjagaku. Bintang kokoh yang berkelip tajam lalu tergolek sunyi. Sedu sesamar tirai Misalnya dalam Bahasa Belanda, Verhaal Voor Dien Tamaela diterjemahkan oleh Dolf Verspoor dan terbit di Den Haag tahun 1949. Sofyan Daud yang juga politisi Partai Bulan Bintang itu mengatakan, menjadi suatu kehormatan dia didapuk untuk membacakan puisi karya pujangga berjuluk Si Binatang Jalang itu. Terlebih, kata Sofyan, puisi yang Address Pusat Pembangunan Kecemerlangan Akademik (CDAE) Bangunan H24, Kompleks Cahaya Universiti Sains Malaysia 11800 USM Pulau Pinang. Phone: +604 653 5980 McQR. Berikut ini adalah puisi bintang dan keinginan yang bercerita tentang bintang yang jatuh dan suatu keinginan, bagaimana cerita puisi tentang bintang dan keinginan yang diterbitkan berkas bercerita seperti puisi bulan merindukan bintang atau puisi tentang bintang dan cinta ataukah berkisah seperti kisah puisi bintang untuk kekasih atau puisi bintang dan bulan, selengkapnya disimak saja puisi berjudul bintang dan keinginan, dibawah Dan KeinginanOleh annaaffendMatahahari mulai tenggelamDan gelap malam mulai menutupi putihnya awanBintang bersinar di langit gelapMemperindah kesunyian malamAda bintang jatuh di antara taburan bintangMereka percaya akan sesuatu keinginanYang diucap saat jatuh nya bintangAkan sampai pada tuhan lalu terkabulkanDuhai bintang benarkah kau bisa menyampaikan pesan?Pesanku kepada tuhanAku menginginkan suatu permintaanPesan cinta untuk seseorangDuhai bintang sampaikan pesanku pada tuhanTolong buka hati nya agar mengerti cintaku untuknyaTolong buat dirinya membaca kata cinta yang kukirim khusus untuknyaYang kutulis dengan tinta harapan dan kertas keinginanYang bercap hati sebagai identitasnya5 februari 2021 Puisi bulan dan bintang. Bulan dan bintang merupakan objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya, menerangi bumi di malam diketahui, pengertian bulan adalah benda langit yg mengitari bumi, bersinar di malam hari sebab pantulan sinar matahari bulan juga terkadang diartikan, masa atau jangka didalam hitungan dua puluh sembilan atau tiga puluh Bintang adalah benda langit yg memancarkan cahaya, atau gugusan planet yang menjadi pegangan dalam astrolog, dalam dunia perbintangan, ada bintang semu serta bintang semu artinya bintang yang tak menghasilkan cahaya sendiri, namun memantulkan cahaya yg diterima berasal bintang lain. sedangkan bintang nyata artinya bintang yg membuat cahaya dan bintang merupakan bagian dari tata surya yang bersinar sangat indah sekali dilangit malam, akan tetapi dalam kehidupan sehari, pengartian bulan dan bintang jika bulan dapat digunakan untuk privasi perempuan dan lain sebagai, begitu pun halnya dengan bintang biasa digunakan sebagai tanda pangkat dan lain sesungguhnya bulan dan bintang adalah benda langit memancarkan cahaya sangat Indah yang bersinar di malam bulan dan bintang terkadang menjadi objek karya seni dan sastra, dan inspirasi di bidang seni lainnya. Bulan dan bintang juga terkadang juga dijadikan sebagai motif dalam seni visual, seni pertunjukan, prosa,syair musik dan dan bintang menjadi objek puisi menceritakan berbagai macam kejadian atau fiksi, seperti kumpulan puisi malam yang indah dengan tema puisi bulan dan bintang dipublikasikan blog puisi dan kata berikut ini adalah daftar judul puisi bertema puisi tentang bulan dan bintang diterbitkan antara lainPuisi langit diatas bulanPuisi saat bersamamuPuisi tidurlah kekasihPuisi bulan dan bintangPuisi aku dan malamPuisi bulan jatuhPuisi Syair tentang malamPuisi dilangit yang samaPuisi dilubuk hatimuPuisi senandung sebuah laguPuisi anginPuisi anugerah dan ketetapan sang maha penciptaPuisi malam ini godaan datang silih bergantiTiga belas puisi tentang malam yang indah dengan tema puisi bulan dan bintang, dirangkai dari kata puisi bintang untuk kekasih dan berbagai kata kata cinta yang berkaitan tentang bulan dan bintang di malam puisi malam indah Puisi tentang bulan dan bintangBagaimana cerita puisi tentang malam yang indah dan makna kata kata bulan dan bintang dibalik rangkaian bait bait kumpulan puisi tentang bulan dan bintang dipublikasikan puisi dan kata lebih jelasnya silahkan disimak saja puisi malam atau puisi bulan dan bintang dimulai dari puisi langit diatas bulan berikut Langit diatas bulanKyota hamzahMempelajari dan tersurat dan hikmah bagi bijak menjalani langit menjadi takkan habis bumi dan bagaikan sinar bagaikan langit langit ada langit SAAT BERSAMAMU‎Ade Tyson‎Seindah langit senjaTidak ada sepi ketika menghantarkan malamBerganti cahaya bulan dan bintangAda kasih sayang yang terus terbangSeraut wajah terasa tenangSaat bersamamu tanamkan rindu yang tidak akan hilangSaat bersamamu tidak ada ragu dalam kalbuDoa doa debaran dadaSemuga kita selalu TIDURLAH KEKASIHKUWinarti WinaTidurlah dalam dekapan ketenaganmuMimpilah bersama bulan dan bintang temaram indahmuHiasilah malam-malammu penuh harapan di kalbuBersama alam kusampaikan padamuKu baluri tubuhmu dengan doa-doakuRintik airmata membasahi pipikuKu kecup keningmu penuh dengan kemesraanmuKu belai rambutmu bersama bayu yang menyapuBersama angin yang menghantarkan senyumKedalam pembaringanmu semalam lalu senyamDaun-daun mengirimmuDalam kesunyian,belum?!!Lelaplah kekasihku!!!Tutuplah matamu, tenanglah jiwa ragamu!!Jangalah engkau bersedih hatimuEsokkan kita bertemu!!PUISI BULAN DAN BINTANG-Ika Rokhmah-Bulan..Kalau langit masih kelabu malam iniKu tahu engkau takkan menampakkan senyummuBintang juga pasti menemanimu,Di atas sanaDi kelamnya kesunyianTapi tak bahwa tak selamanya kau bersamaku, wahai bulan kau tak berhenti menceriakankuDengan senyum dibalik ituAku tetap bahagiaMengetahui, bahwa kau milikkuKau selalu bersamakuMengisi gelap mega-kuDengan cahaya indahYang kau pancarkan dari peraduanmuTerima kasih..Bulan dan bintangkuPuisi Aku dan MalamAde Kawan CicurugDekaplah aku erat dalam cumbui malam dalam begitu tiada dan bintang tiada ada terlihat hanyalah gumpalan gelap gambarkan hati yang miris aku pasrah dan malam dengan sejuta lontarkan makian dalam pekik dan hitam dengan seribu berbuat dalam keras dan simpan sejuta pertanyaan BULAN JATUH‎Andhy Sonayabulan itu jatuhkutemukan ia di sudut kelamserupa luka yang basahbasah, basah diguyur tangisseperti deras hujandan bulan itu jatuhkusaksikan ia di ujung senjabulan jatuh dipeluk bintangPUISI SYAIR TENTANG MALAM‎Cakratakningrat‎Apa yang kau ketahui tentang malam?Katakan padaku ia bukan hanya tempat bagi gelap menambatkan hasratYang kemudian bercerita tentang keindahan cahaya rembulan dan kerlip sang bintangApa yang kau ketahui tentang malam?Katakan padaku ia bukan hanya sebatas waktu dimana senyap mengukir keheninganYang kemudian bertutur tentang kehidupan yang jauh dari hiruk pikuk dan kebisingan tingkah manusiaApa yang kau ketahui tentang malam?Katakan padaku tentangnya yang tak sempat kau ceritakan pada siapapunSebab malam bagiku berwujud sebuah peti tempat kunci pembuka rahasia kalam sang Pencipta keindahan bulan dan bintangSebab malam bagiku berupa mata angin yang menunjukkan arah dimanakah kita harus meramaikan diri dibalik sunyi untuk menjemput hidayah dan rahmat sang IlahiPUISI DILANGIT YANG SAMA‎Yani SuprayugoMalam ini kita saling memandang langit yang samaDari tempat yang berbedaBulan sempat berkedip padamu dan bintang mengajak menari bersamakuNamun tak pernah kita pedulikanKarena malam selalu berhias wajahku dan wajahmuSulit memang menjadikannya nyata dihadapan kitaDan rumit memang untuk dapat menyatukanyaTapi selama kita berada dibawah langit yang samaTak ada kata yang tak bisaPuisi Di lubuk hatimuBintang seakan bebola manikmengapung percik kilauandi angin lalu sukmaku menggamitkedinginan menerpalalu kubelai di antara gelombang lubuk hatimu,kutemui resah itulalu aku bersimpuhmerenung sayu bulan dan bintangyang tersenyumn hiasan laman hatikusetenang air mengalir di kalbukumungkinkah ada senyuman lagiuntukku yang melukaimusuatu hari nanti kau dan akupasti akan layari juga geloramerobek dada bahagia bahteradan kita akan harungi bersamademi kasih sayang YusoffAmpang Jaya .PUISI SENANDUNG SEBUAH LAGUErwin Gunawanmenatap tebaran rumah dan gedungdi kejauhan lembah dan gunungdengan sebatang pohon rindang aku bernaungia melindungiku dengan daun-daunnya yang rimbundari cerahnya sinar bulan dan bintangdi malam yang temaram dan anggunaku tak bisa lagi menangkapmu dengan santunselagi kau berbagi kasih dan rindu kepada siapa punaku tersenyum selagi mengenangmu dengan ngungundengan malu aku mengaku memang terkadang akumasih suka menyenandungkan sebuah lagutimang-timang anakku sayangsambil mengenang wajahmu tentuPUISI ANGINErwin Gunawanpada malam hari angin mengunjungi jendelajendela seraya mengetuknya, kemudian pergisejauh-jauhnyatidak semua jendela kemudian terbukasesekali memang ada satu dua yangmenantinya dari balik kaca jendeladan memandangnya dengan sudut mata"masih adakah yang mengharapkan aku tibamasih adakah jendela yang mau terbukaselagi bulan dan bintang bercahaya?"tak ada yang menyahut seruannyajuga jendela yang pernah terbuka untuknyapada suatu masa hanya diam sajatapi memang sudah lama ia tak pernah lagimenemukan jendela yang mau terbuka untuknyapohon-pohon pun menyaksikannyasepertinya angin akan lama berputar-putarsepertinya akan berjumpa dengan dinihariyang mungkin akan menghardiknyaagar menghentikan usahanyayang nampaknya sia-siaPUISI ANUGERAH DAN KETETAPAN SANG MAHA PENCIPTA‎Bunga Ayu Prissillia‎Butiran airr akan tetap mengalirBulan dan bintang tetap bersinarHalilintarpun tetap bersuaraMatahari akan tetap menerangi bumiBumipun akan selalu berputarUdarapun akan selalu berhembusSemua akan selalu tunduk akan ketetapan-NyaSemua akan tunduk atas titah-NyaSelama itu masih dikehendaki-NyaPUISI MALAM INI GODAAN DATANG SILIH BERGANTI‎Fatura Arrahman‎demi malamaku tetap di sinitanpa bulan dan bintang gemintangaku kukuh tak bergemingdalam bayang-bayang malamsudah tersirat di kalbudikau meramu mantrajangan simpan rinduku di situaku bershalawatketika mengingat namamupesan sabdamu ada di relung hatimengalir di seluruh ragapesona malam mengg0daaku pilih diamini masalah imantak dapat dijelaskankarena di hatimu penuh berhalaDemikianlah puisi bulan dan bintang. Simak/baca juga puisi bulan yang lain di blog ini, semoga puisi tentang bukan dan bintang diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung. Bulan seperti memiliki kekuatan magis yang mampu menyihir seseorang untuk terus menatap keindahannya. Orang mengaitkan bulan dengan ketenangan, karena bulan baru terlihat malam hari dimana semua orang sudah terlelap. Bulan menemani setiap malam dengan keindahannya. Apabila sulit tidur saat malam, terdapat puisi tentang bulan yang bisa membantu menenangkan dan mengingatkan betapa indahnya ciptaan Tuhan. Apalagi jika seseorang sedang galau, rasanya jadi makin sendu apabila membaca puisi bulan. Berikut contoh kumpulan puisi tentang bulan yang dikutip dari laman 1. Bulan Setelah matahari tersingkir Bulan dan bintang pun hadir Menerangi langit secara bergilir Lebih terang dibanding lampu sentir Setelah matahari tersingkir Bulan dan bintang pun hadir Menerangi langit secara bergilir Lebih terang dibanding lampu sentir Gelapnya malam Menjadikan bulan dan bintang laksana pahlawan di malam yang kelam Meriahkan langit Dengan kelap kelip bintang-bintang yang genit Selamat datang teman-teman malamku Kalian memang idolaku Penghilang gelisah di hati Teman setia di malam sepi Terima kasih bulan dan bintang-bintang Cahayamu membuat hatiku senang Resah di hati telah hilang Tergantikan senyuman riang 2. Sang Bulan Mengusap Lukaku Senyuman manis sang bulan menyapaku Begitu indah mekarkan suasana hatiku Sejenak kuterdiam termangu Memandang indahnya yang tak pernah jemu Sinarmu terpancar mengusir gelap Menembus malam hadirkan terang Kunikmati cahayamu hangatkan malamku Bahagiakan rongga hati ini yang tersinari Bulan, belailah jiwaku ini Yang begitu tegang menjalani hari Usaplah sesaknya asmara di dada ini Keringkanlah luka menganga dihati ini 3. Bulan Bintang Saat datangnya malam Langit mulai mengelam, Hadirnya sang bintang Selalu jadi dambaan. Memandang langit yang bertabur Penuh dengan keindahan, Sinar sang bintang memancar Di seluruh penjuru alam. Wahai sinar bintang malam, Terangilah hatiku yang dalam kesepian, yang menanti cinta yang tak kunjung datang. Temani aku dimalam yang sunyi Sampai aku terlelap dalam tidur hingga mentari kembali menyambut hari. 4. Dialog Bulan Purnama Rindu selalu datang pada malam hari Mengetuk pintu dan bertandang sesuka hati Sedang aku nanar menatap langit Kapan aku bisa terbebas? Bulan purnama berkata padaku "Cantikkah aku hari ini?" "Mari kita bahas kembali rindu yang belum tuntas!" "Sampai di mana kita kemarin?" Aku menutup pintu Merapatkan tirai-tirai rumah Namun percuma Bulan purnama telah hinggap di atas ubun-ubunku 5. Tak Hadir Malam ini, purnama tak hadir Tidak, ia tak lagi dapat hadir Di tempatmu, ia juga tak kunjung terbit Aku tak lagi dapat meraba Perihal apa yang ada di seberang sana Ia bersembunyi Seperti perasaan yang kukunci rapat-rapat Rindu tak hadir untuk tersampaikan Karena ia memilih tak lagi jadi perantara Antara aku dan kau Tak bisakah kita bertemu? Agar aku dan dirimu bisa menjadi purnama Untuk satu sama lain 6. Malam, Kamu, dan Bulan Malam Malam yang sepi yang mengundang banyak teka-teki. Bukan tidak peduli, melainkan suatu hal yang tidak bisa di pikirkan lagi. Entah, apakah ini dinamakan pulpen, yang membutuhkan tinta untuk saling melengkapi. Atau bagaikan dua lempeng yang saling menjauh, karena takut untuk bertabrakan lagi. Kamu Dirimu bagaikan fatamorgana yang hanya di khayal dan tidak dapat dicapai. Ketikaku menatap wajahmu, pada saat itu juga aku ingat kepada penciptamu. Mungkin ini semangatku untuk menjaga diriku dari jeratan dosa yang sering membuatku lalai. Terimakasih, aku akan terus belajar untuk mendekatkan diriku kepada sang pemilik hatimu. Bulan Aku terlalu terlena ketika memerhatikanmu dari kejauhan. Sinarmu menunjukkan bahwa semuanya tak selalu tentang kesenangan. Dirimu yang hanya kenangan. Yang menampilkan sejuta kerinduan. 7. Bulan itu Kamu Aku kembali melihat bulan sabit Bukan, bukan, ini beda Bulan yang aku lihat itu Adalah senyummu Terpancar bak matahari yang bersinar Tidak, teriknya tak menyengat Namun menghangatkan Yang berikan ketenangan Sebegitu menenangkan Ia tersenyum Menatap mata ini Yang tlah lama hilang dari pandangan Aku kembali melihat bulan itu Yang biasa menyinari gelap malam Berikan keindahan, ketenangan Yahh begitu indah Namun ini beda Karna bulan itu Adalah kamu 8. Purnama yang Indah Malam semakin menggelap pekat Suara sayup angin yang terdengar di luar rumah Dan kembang api yang terdengar dari pusat kota Menjadi malam yang indah untuk berkontemplasi Sinar cahaya rembulan masuk dari celah jendela kamarku Ini adalah momen yang tepat untuk Merenungi semua hal yang pernah terjadi Apalagi perihal pencapaian kemarin pagi Kebahagiaan sungguh meliputi diriku malam ini Tentu aku bersyukur atas semua Kulihat keluar jendela Ternyata hari ini adalah malam purnama Bulan yang indah bertengger di langit Membuat suasana hatiku kian membaik Tuhan terima kasih untuk semua hal baik hari ini Semoga kebaikan yang telah kuterima hari ini, esok bisa kurasakan kembali.